Apa itu Base Station?

Daftar Isi

Apa itu Base Station?

Saat ini, jaringan telah menjadi bagian penting dari kehidupan kita sehari-hari. Untuk mengimplementasikan layanan jaringan bagi pengguna, stasiun pangkalan memainkan peran penting dalam membentuk sistem jaringan yang lengkap dengan mengirimkan sinyal.
Apa itu stasiun pangkalan? Artikel ini akan mengambil contoh stasiun pangkalan 4G LTE (eNodeB) untuk menjelaskannya.

Stasiun pangkalan terdiri dari empat bagian utama:

1. Sistem Antena

Secara umum, sebuah stasiun pangkalan berisi beberapa antena yang terpasang di bagian atasnya, yang terutama bertanggung jawab untuk transmisi dan penerimaan sinyal, yang terhubung ke RRU.

2. RRU (Unit Radio Jarak Jauh)

RRU dapat dibagi menjadi beberapa sektor untuk transmisi sinyal 2G, 3G, 4G, dan bahkan 5G. Pembangkitan sinyal dan ekstraksi sinyal radio dilakukan di sini.

3. BBU (Baseband Unit)

Terletak di ruang peralatan dan terhubung dengan RRU melalui serat optik, BBU, inti dari stasiun pangkalan, adalah unit yang memproses sinyal asli.

4. Dukungan fisik

Ini terutama mencakup sistem tenaga listrik, baterai cadangan (untuk mencegah pemadaman listrik), peralatan transmisi, dan sistem pendingin udara (untuk menjaga suhu optimal agar operasi berjalan normal).
Stasiun pangkalan terdiri dari empat bagian utama.
Berdasarkan komponen-komponen di atas, mereka bekerja sama untuk membentuk stasiun pangkalan yang memancarkan sinyal. Dengan beberapa stasiun pangkalan yang membentuk jaringan yang terhubung erat, cakupan layanan jaringan yang tanpa gangguan dapat diberikan kepada pengguna.

Evolusi di era 5G

Dalam jaringan 5G, RRU dan antena 4G digabungkan menjadi Unit Antena Aktif (AAU). BBU dibagi menjadi Unit Terpusat (CU) dan Unit Terdistribusi (DU). DU ditempatkan di AAU. Arsitektur ini dapat menyederhanakan penempatan situs untuk mengurangi konsumsi transmisi dan meningkatkan kinerja keseluruhan.

Evolusi stasiun pangkalan di era 5G
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut!