Bagaimana cara kerja 5G dengan Multi-Access Edge Computing (MEC)?

Daftar Isi

Bagaimana cara kerja 5G dengan Multi-Access Edge Computing (MEC)?

Selama bertahun-tahun, Internet of Things dan IOT Perangkat telah berkembang pesat, secara efektif meningkatkan produktivitas dan mempercepat ketangkasan jaringan. Teknologi ini juga telah meningkatkan adopsi komputasi tepi (edge ​​computing) sekaligus memperkenalkan serangkaian perangkat tepi canggih. Dengan mengadopsi komputasi tepi, kebutuhan komputasi terpenuhi secara efisien karena sumber daya komputasi didistribusikan di sepanjang jalur komunikasi, yaitu melalui infrastruktur komputasi terdesentralisasi.

Salah satu manfaat komputasi edge adalah peningkatan kinerja karena kemampuan analitik dibawa lebih dekat ke mesin. Pusat data edge juga mengurangi biaya operasional, berkat pengurangan kebutuhan bandwidth dan latensi rendah.

Di bawah ini, kami telah membahas lebih lanjut tentang sistem nirkabel 5G dan komputasi tepi multi-akses (MEC), sebuah bentuk canggih dari edge computing, dan bagaimana keduanya memperluas manfaat cloud computing ke edge dan lebih dekat ke pengguna. Teruslah membaca untuk mempelajari lebih lanjut.

Apa Itu Multi-Access Edge Computing?

Multi-access edge computing (MEC) adalah teknologi yang relatif baru yang menawarkan kemampuan komputasi awan di tepi jaringan. Teknologi ini bekerja dengan memindahkan sebagian kemampuan komputasi dari awan dan mendekatkannya ke perangkat akhir. Dengan demikian, data tidak perlu menempuh jarak yang jauh, sehingga menghasilkan kecepatan pemrosesan yang cepat.

Idealnya, ada dua jenis MEC, yaitu MEC khusus dan MEC terdistribusi. MEC khusus biasanya diterapkan di lokasi pelanggan pada jaringan pribadi seluler dan dirancang hanya untuk satu bisnis. Di sisi lain, MEC terdistribusi diterapkan pada jaringan publik, baik 4G atau 5G, dan menghubungkan aset dan sumber daya bersama.

Baik dengan MEC khusus maupun terdistribusi, aplikasi berjalan secara lokal, dan data diproses secara real-time atau mendekati real-time. Hal ini membantu menghindari masalah latensi untuk tingkat respons dan pengambilan keputusan yang lebih cepat. Teknologi MEC telah banyak diadopsi dalam analisis video, augmented reality, layanan lokasi, caching data, distribusi konten lokal, dan lain sebagainya.

Bagaimana MEC dan 5G Mengubah Berbagai Industri

Inti dari komputasi edge multi-akses adalah teknologi jaringan akses nirkabel dan radio yang membuka berbagai jaringan untuk berbagai layanan inovatif. Saat ini, teknologi 5G adalah jaringan terbaik yang mendukung komunikasi latensi rendah yang sangat andal. Teknologi ini juga menyediakan kemampuan broadband seluler yang ditingkatkan (eMBB) untuk kasus penggunaan yang melibatkan kecepatan data yang signifikan seperti realitas virtual dan realitas tertambah.

Yang mengatakan, 5G Kasus penggunaan dapat dikategorikan ke dalam tiga domain, yaitu IoT skala besar, IoT yang sangat penting, dan broadband seluler yang ditingkatkan. Masing-masing dari ketiga kategori tersebut membutuhkan fitur jaringan yang berbeda terkait keamanan, mobilitas, bandwidth, kontrol kebijakan, latensi, dan keandalan.

Mengapa Adopsi MEC Meningkat?

Adopsi 5G MEC tumbuh secara eksponensial, dan ada beberapa alasan mengapa demikian. Salah satu alasannya adalah teknologi ini selaras dengan sifat terdistribusi dan terukur dari cloud, menjadikannya pendorong utama transformasi teknologi. Demikian pula, teknologi MEC merupakan agen perubahan transformasi bisnis yang penting yang menawarkan kesempatan untuk meningkatkan penyampaian layanan dan bahkan mendukung vertikal pasar baru.

Di antara kasus penggunaan utama yang mendorong tingkat tinggi 5G, implementasi MEC mencakup pengiriman konten video, munculnya kota pintar, utilitas pintar (misalnya, jaringan air dan listrik), dan mobil terhubung. Hal ini juga menunjukkan peran penting yang dimainkan MEC dalam berbagai domain IoT. Berikut adalah gambaran singkat tentang kasus penggunaan utama:

· Kendaraan otonom – 5G MEC dapat membantu meningkatkan fungsi operasional seperti penginderaan berkelanjutan dan pemantauan lalu lintas secara real-time. Hal ini mengurangi masalah latensi dan meningkatkan bandwidth.
· Rumah pintar – Teknologi MEC dapat memproses data secara lokal, meningkatkan privasi dan keamanan. Teknologi ini juga mengurangi latensi komunikasi dan memungkinkan mobilitas serta relokasi yang cepat.
· AR/VR – Memindahkan kemampuan komputasi dan proses ke perangkat ujung (edge ​​computing) memperkuat pengalaman imersif bagi pengguna, serta memperpanjang masa pakai baterai perangkat AR/VR.
· Energi cerdas – MEC mengatasi masalah kemacetan lalu lintas dan keterlambatan akibat pembangkitan data yang besar dan konektivitas yang terputus-putus. Selain itu, MEC juga mengurangi serangan siber dengan menerapkan mekanisme keamanan lebih dekat ke ujung jaringan.

Memulai Penggunaan 5G MEC

Salah satu manfaat utama mengadopsi teknologi 5G MEC adalah keterbukaan, khususnya keterbukaan API dan opsi untuk mengintegrasikan aplikasi pihak ketiga. Kepatuhan standar dan kelincahan aplikasi adalah proposisi nilai lain dari komputasi edge multi-akses. Oleh karena itu, perusahaan yang ingin mendapatkan manfaat dari cloud yang fleksibel dan terbuka harus mendasarkan integrasi mereka pada kompetensi utama yang ingin mereka capai.

Salah satu tantangan umum selama proses integrasi adalah keterbatasan platform perangkat keras, terutama dalam hal skala dan keterbukaan. Demikian pula, penerapan teknologi 5G MEC membutuhkan biaya yang besar, khususnya bagi bisnis kecil dengan dukungan keuangan yang terbatas. Masalah implementasi lainnya meliputi kematangan ekosistem dan standar yang belum sempurna, keterbatasan perangkat lunak, budaya, dan tantangan keterampilan teknis.

Untuk berhasil menerapkan komputasi edge multi-akses, Anda memerlukan strategi implementasi 5G MEC yang efektif, teruji, dan terbukti. Anda juga perlu mempertimbangkan untuk bermitra dengan perusahaan IT atau komputasi edge yang ahli untuk mendapatkan panduan profesional.

Teknologi 5G MEC: Poin-Poin Penting

Transformasi berbasis edge computing merupakan terobosan besar dalam dunia bisnis modern, dan teknologi edge computing multi-akses 5G tak diragukan lagi memimpin perubahan ini. Perusahaan yang menerapkan teknologi baru ini dalam model bisnis mereka akan mendapatkan manfaat berupa operasional yang lebih efisien, pengurangan biaya, dan peningkatan pengalaman pelanggan.

Meskipun demikian, integrasi MEC bukannya tanpa tantangan. Perusahaan yang ingin menerapkan teknologi komputasi edge multi-akses harus memiliki strategi implementasi yang solid yang selaras dengan seluruh agenda transformasi digital mereka untuk menghindari silo.

Sumber: https://community.fs.com/blog/5g-and-multi-access-edge-computing.html