Adopsi 5G SA Melambat

Daftar Isi

de86a4210b

Adopsi 5G SA Masih Lambat Secara Global, dengan Penerapan Terbatas di Pasar Berkembang

5G Mandiri Teknologi ini menjanjikan revolusi dalam konektivitas dan membuka peluang penggunaan inovatif, tetapi adopsinya berjalan lambat secara global, dengan hanya 49 negara yang memiliki infrastruktur 5G SA, dan hanya 7 di antaranya berada di pasar negara berkembang.

Tantangan dan Peluang

Pengeluaran modal yang tinggi, kurangnya tenaga kerja terampil, dan ketersediaan perangkat siap 5G SA yang terbatas menghambat penyebaran 5G SA secara luas. Namun, pasar negara berkembang dengan basis pelanggan yang besar dan infrastruktur lama yang lebih sedikit dipandang sebagai kandidat potensial untuk migrasi langsung ke 5G SA. 5G.

5G di Negara Berkembang

Meskipun 5G SA memiliki potensi transformatif bagi negara-negara berkembang, keterjangkauan dan biaya tinggi dalam penyebaran serta akuisisi frekuensi menimbulkan tantangan signifikan, sehingga saat ini solusi ini lebih cocok untuk negara-negara yang lebih kaya.

Prediksi Pasar Global

Teral Research memperkirakan pasar global 5G SA Core/5G Data Management/5G Policy akan mencapai US$4 miliar pada akhir tahun ini, dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 18%.

Sumber: Developing Telecom