Perkembangan 5G terus berlanjut, tetapi LTE masih memiliki potensi dengan 6.6 miliar pelanggan di seluruh dunia.

Daftar Isi

Perkembangan 5G terus berlanjut, tetapi LTE masih memiliki masa depan dengan 6.6 miliar pelanggan di seluruh dunia.

Tren Investasi LTE dan 5G: Wawasan Laporan GSA

Laporan GSA menemukan penurunan tajam dalam adopsi dan investasi di LTE Sejak tahun 2022, 375 operator di seluruh dunia berinvestasi dalam LTE Advanced, tetapi 633 di antaranya aktif dalam 5G.

Sebuah laporan baru dari GSA menemukan bahwa tingkat adopsi dan investasi dalam LTE oleh operator telah menurun secara signifikan, terutama sejak tahun 2022. Antara tahun 2022 dan Mei 2025, GSA hanya melacak 18 peluncuran LTE. Sebagai perbandingan, terdapat 93 peluncuran antara tahun 2018 dan 2021. Puncaknya adalah tahun 2015, ketika terdapat 122 peluncuran secara global.

GSA juga menemukan bahwa 375 operator berinvestasi dalam layanan Voice-over-LTE (VoLTE) di 156 negara dan wilayah, termasuk 320 operator yang telah meluncurkan atau sedang menerapkan VoLTE di 138 negara dan wilayah.

Selain itu, 375 operator berinvestasi dalam LTE-Advanced — dalam bentuk pengujian, percobaan, penerapan, atau penyediaan layanan komersial — di 156 negara dan wilayah.

Sebaliknya, GSA mengidentifikasi 633 operator di 188 negara dan wilayah yang telah meluncurkan, sedang menerapkan, telah memperoleh lisensi spektrum untuk memungkinkan penerapan, telah mendemonstrasikan, sedang menguji atau melakukan uji coba, atau telah diberi lisensi untuk melakukan uji coba lapangan jaringan 5G.

Sementara itu, akses broadband nirkabel tetap berbasis LTE tersedia di sebagian besar negara di seluruh dunia, dari 440 operator di 172 negara dan wilayah.

Tidak akan hilang dalam waktu dekat: Relevansi Pasar LTE yang Berkelanjutan

Meskipun 5G semakin populer dan menggeser LTE, LTE masih memiliki lebih dari 6.6 miliar pelanggan, menghubungkan hampir dua pertiga pengguna seluler di seluruh dunia. LTE ditetapkan oleh 3GPP sebagai standar global tunggal untuk pengguna spektrum berpasangan dan tidak berpasangan. Hampir semua standar yang digunakan sama untuk frequency-division duplex (FDDU) dan time-division duplex (TDDU).

LTE telah berevolusi melalui berbagai rilis teknologi 3GPP, termasuk pengenalan LTE-Advanced dan kemudian LTE-Advanced Pro, yang meningkatkan kemampuan jaringan LTE. Mulai dari Rilis 3GPP 15 dan seterusnya, 3GPP telah mendefinisikan jaringan 5G, dimulai dengan sistem 5G non-standalone yang terintegrasi dengan jaringan LTE yang ada dan beralih ke sistem 5G standalone dengan konfigurasi jaringan yang sangat berbeda.

Sumber: Mobileeurope